PANCASILA
- KETUHANA YANG MAHA ESA
- KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAP
- PERSATUAN INDONESIA
- KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN
- KEADILAN BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA
PEMBUKAAN
UNDANG-UNDANG DASAR 1945
Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu
ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia
harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan
perikeadilan.
Dan perjuangan pergerakan
kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan
selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang
kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan
makmur.
Atas berkat rahmat Allah Yang Maha
Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan
kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan
inikemerdekaannya.
inikemerdekaannya.
Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi
segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
KATA PENGANTAR
Atas desakan rekan-rekan Pramuka, maka dengan reandah hati kami
memberanikan diri menerbitkan buku Saku Pramuka untuk menunjang Gerakan
Pramuka diseluruh tanah air.
Buku kecil ioni penting sekali untuk melengkapi kegiatan Pramuka
dalam menjalankan segala aktifitasnya sekaligus sebgai TANDA PENGENAL
setiap Pramuka dimana saja.
Oleh karena itu disimpan yang baik jangan sanpai hilang.
Akhir kata Kami mengharapkan saran-saran dan kritik membangun demim suksesnya Gerakan pramuka di tanah air.
JANJI KODE MORAL
PRAMUKA
Janji Pramuka dinamakan Trisatya Pramuka, dan berbunyi sebagai berikut:
Trisatya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
- Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menjalankan Pancasila.
- Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat.
- Menepati Dasa Darma.
Kode Moral Pramuka dinamakan Dasadharma Pramuka, dan berbunyi sebagai berikut:
DASADHARMA PRAMUKA
NO; 036/KN/79
PRAMUKA ITU:
- takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
- patriot yang sopan dan kesatria
- patuh dan suka bermusyawarah
- rela menolong dan tabah
- rajin, trampil dan gembira
- hemat, cermat dan bersahaja
- disiplin, berani dan setia
- bertanggungjawab dan dapat dipercaya
- suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan
Untuk Pramuka yang dibawah umur 11 tahun (para Pramuka Siaga), janji dan Kode Moralnya adalah sebagai berikut:
Dwisatya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersunguh-sungguh:
- Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menurut aturan keluarga.
- Setiap hari berbuat kebaikan.
Dwidarma
- Siaga itu patuh pada ayah dan ibundanya.
- Siaga itu berani dan tidak putus asa.
KECAKAPAN PRAMUKA
BARIS BERBARISBaris berbaris ini merupakan latihan gerak dasar yang diwujudkan untuk menanam:
a. Disiplin.
b. Rasa persatuan.
c. Rasa tanggungjawab
d. Kepatuhan dalam melaksanakan perintah dengan tepat dan cepat.
Aba aba dalam baris berbaris ada tiga baggian, yaitu:
a. Aba-aba petunjuk.
b. Aba-aba peringatan.
c. Aba-aba pelaksanaan.
BENTUK BARISAN
1. BERDERAET
2. ANGKARE
3. LINGKARAN BEASAR
4. LINGKARAN KECIL
5. SETENGAH LINGKARAN
6. KOLONE TERBUKA
7. KOLONE TERTUTUP
8. ANAKA PANAH
9. PERLOMBAAN
10. BENTUK SELAT.
11. SELAT BALIK
12. RODA
13. BERBANJAR
Pelajari selengkapnya
ada berbagai macam bentuk Barsan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering Kita kenal dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB). memang mudah dalam mempelajari Formasi Baris Berbaris ini, namun jika tidak di dukung dengan sebuah media (gambar), kadang juga agak sulit.
berikut Berbagai Macam bentuk Barisan, yang saya kutip dari Buku Saku Pramuka. Dalam Gambar yang saya desain ulang, disamping Gambar Intruksi, juga saya Gambar Aplikasi melaksanakan Perintah Barisan. semoga Gambar ini dapat bermanfaat bagiadik2 pramuka yang tengah belajar Formasi Baris Berbaris.
2. ANGKARE
ada berbagai macam bentuk Barsan dalam Gerakan Pramuka. Bentuk Barisan ini sering Kita kenal dengan istilah Formasi Baris Berbaris (FBB). memang mudah dalam mempelajari Formasi Baris Berbaris ini, namun jika tidak di dukung dengan sebuah media (gambar), kadang juga agak sulit.
berikut Berbagai Macam bentuk Barisan, yang saya kutip dari Buku Saku Pramuka. Dalam Gambar yang saya desain ulang, disamping Gambar Intruksi, juga saya Gambar Aplikasi melaksanakan Perintah Barisan. semoga Gambar ini dapat bermanfaat bagiadik2 pramuka yang tengah belajar Formasi Baris Berbaris.
BENTUK BARISAN
1. BERDERET.
Kedua
lengan tangan dibentangkan kesamping, setinggi Bahu. Aplikasi
barisannya adalah : Anggota berbaris lurus secara berderet menghadap ke
Instruktur barisan /ketua.
Kedua lengan tangan dikepalkan dan
diacungkan ke atas. Aplikasi barisannya adalah : Anggota berbaris
membentuk hurif U (bentuk U siku 90 derajad) dengan Intruktur/ketua
tepat berada di tenganh barisan. Barisan yang beada di sebelah kiri
ketua menghadap kanan, barisan yang berada disebelah kanan ketua
menghadap kiri dan barisan yang berada di depan ketua saling berhadapan
dengan ketua.
3. LINGKARAN BESAR
Kedua
ujung jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala / membuat lingkaran
dengan kedua tangan disekeliling badan. Aplikasinya: Anggota membentuk
lIngkaran besar (dengan jarak agak renggang satu dengan anggota
lainnya). arah anggota semua menghadap ke pusat lingkaran.
Ketua/Instruktur berada tepat di tengah lingkaran.
4. LINGKARAN KECIL
Kedua
ujung telunjuk dan ibu jari tangan di lekatkan tepat diatas kepala /
membuat lingkaran dengan kedua tangan disekeliling badan. Aplikasinya:
Anggota membentuk lIngkaran kecil (dengan jarak rapat satu dengan
anggota lainnya). arah anggota semua menghadap ke pusat lingkaran.
Ketua/Instruktur berada tepat di tengah lingkaran.
5. SETENGAH LINGKARAN
Kedua
belah tangan di bentangkan lurus ke samping bawah dan di gerakkan dari
kanan ke kiri, kiri ke kanan di depan badan.. Aplikasinya: Anggota
membentuk setengah lingkaran. arah anggota semua menghadap ke pusat
setengah lingkaran. Ketua/Instruktur berada tepat di tengah setengah
lingkaranlingkaran.
6. KOLONE TERBUKA
Kedua
belah tangan diangkat setinggi bahu, jari2 merapat menghadap ke dalam..
Aplikasinya: Anggota membentuk barisan yang saling bertolak belakang
satu dengan anggota lainnya.
7. KOLONE TERTUTUP
Kedua
belah tangan dikepalkan dan di angkat di depan badan setinggi bahu.
kepalan antar du tangan rapat. Aplikasinya: Anggota membentuk barisan
yang saling berhadapan satu dengan anggota lainnya.
7. ANAK PANAH
Kedua
belah tangan diangkat di depan dada dan jari-jari dirapatkan.
Aplikasinya: Anggota membentuk beberapa barisan lurus yang terpusat pada
satu titik
SALAM PRAMUKA
Salam (penghormatan) diberikan kepada semua Pramuka. yang lebi dahulu tahu haruslah meberi salam dan yang diberi salam haruslah membalasnya. Salam dalam Gerakan Pramuka, bukannya diberikan kepada yang berpangkat, tetapi sesama Pramuka, sebab itu juga sebagai pengingat janji Pramuka.
Salam (penghormatan) adalah suatu perwujudan dari penghargaan seseorang terhadap orang lain atas dasar susila sesuai dengan keperibadian Bangsa Indonesia.
Salam untuk melahirkan disiplin, tata trtib yang mewujudkan suatu ikatan jiwa yang kuat kedalam maupun keluar, yang dapat dicapai antara lain dengan saling menyampaikan penghormatan yang dilakukan dengan tertib, sempurna penuh keikhlasan.
Cara seorang anggota pramuka memberikan salam dengan memakai topi atau tidak sama saja. sesudah ia mengabil sikap sempurna sebagai berikut:
- Dengan gerakan cepat tangan kanan diangkat ke pelipis kanan, siku-siku 15 derajad serong ke depan, kelima jari lurus dan rapat satu sama lain, telapak tangan serong ke bawah dan ke kiri, ujung jari tengan dan telunjuk mengenai pelipis.
- Pergelangan tangan lurus, bahu seperti dalam sikap sempurna, pandangan muka tetap terjuju pada yang diberi hormat.
- Jika selesai menghormat, maka lengan kanan dikembalikan secara cepat bersikap sempurna lagi.
pada waktu penggalang membawa tongkatnya, maka penghormatan dilakukan dengan tongkat tetap ditangan kanan, tapi diletakkan tegak lurus keatas dengan pangkal tongkat melekat pada sepatu dekat ujung jari kelingking kaki kanan. Kemudian lengan kiri diangkat merata ke depan dada dengan punggung tangan kearah atas dan ujung jari ibu kiri menempel pada tongkat. gerakan ini dilakukan dengan cepat. Demikian pulu pada waktu tegap.
Cara penghormatan lain, terutama pada waktu penghormatan waktu mengucapkan Tris Satya atau mendengarkan, ialah dengan memindahkan tongkat dari kanan 9jadi silang lewat depan badan) dan tangan kanan mengadakan penghoramtan seperti pada waktu tidak memakai tongkat. Penghormatan ini dapat dilaksanakan pada waktu melaksanakan penghormatan kepada bendera dan pada waktu iringan jenazah lewat.
Salam sabagai tanda hormat diberikan kepada:
- Bendera kebangsaan dalam upacara.
- Kepada Kepala Negara/Wakil Kepala Negara/Panglima Tertinggi.
- Lagu kebangsaan dalam upacara
- Jenazah.
MORSE
Semboyan Morse ini dipakai di seluruh dunia. Penemu Kode ini bernama
Morse dari Amerika. Untuk membedakan antara titik dan Strip, maka peluit
di tiup Panjang dan pendek dengan perbandingan 3:..
![]() |
| International Morse Code |
Tanda Dinas Dengan Kode Morse:
Memanggil _._._
Tunggu ._..
Keliru ......
Tanda pemisah _..._
Mengerti ..._.
Tanda Penutup ._._.
SEMBOYAN DENGAN PELUIT
Berkumpul ........... dstBerpisah - - - - - dst
Berbaris ._..
Bersiap _
Maju ..
Berhenti .
Balik kanan ...
Lari ._ _.
Panggilan
Pinru ..._ dst
Bahaya ._._._ dst
Mengerti ..._.
Lencang Kanan _._
Berhitung ....
Hadap Kiri ._
Hadap kanan _.
Belok Kiri ._ _
Belok Kanan .._
Istirahat di tempat .._
Berikut Adalah cara mudah dalam menhgafalkan Kode Morse
Kode Morse adalah sistem representasi huruf, angka, dan tanda baca dengan menggunakan sinyal kode. Kode Morse diciptakan oleh Samuel F.B. Morse danAlfred Vail pada tahun 1835.
Kode Morse
Untuk menghafalkan kode ini digunakan metode yang mengelompokkan huruf-huruf berdasarkan bagaimana huruf ini diwakili oleh kode morsenya. Pengelompokan tersebut antara lain Alphabet dengan kode morse yang berkebalikan antara titik dan garis, misalnya huruf K yang diwakili oleh -.- berkebalikan dengan huruf R yang diwakili oleh .-. dan alfabet dengan kode morse berlawanan. Misalnya, huruf A yang diwakili oleh .- dan huruf N yang diwakili oleh -..
Kemampuan menerima dan mengirimkan kode morse merupakan salah satu dari kecakapan yang dapat menerima Tanda Kecakapan Khusus. Kode morse juga digunakan sebagai kunci dalam memecahkan Sandi Rumput.
Kode Morse adalah contoh bentuk komunikasi digital awal.
[sunting] Kode representasi Morse untuk alfabet
- Huruf A direpresentasikan dengan .-
- Huruf B direpresentasikan dengan -...
- Huruf C direpresentasikan dengan -.-.
- Huruf D direpresentasikan dengan -..
- Huruf E direpresentasikan dengan .
- Huruf F direpresentasikan dengan ..-.
- Huruf G direpresentasikan dengan --.
- Huruf H direpresentasikan dengan ....
- Huruf I direpresentasikan dengan ..
- Huruf J direpresentasikan dengan .---
- Huruf K direpresentasikan dengan -.-
- Huruf L direpresentasikan dengan .-..
- Huruf M direpresentasikan dengan --
- Huruf N direpresentasikan dengan -.
- Huruf O direpresentasikan dengan ---
- Huruf P direpresentasikan dengan .--.
- Huruf Q direpresentasikan dengan --.-
- Huruf R direpresentasikan dengan .-.
- Huruf S direpresentasikan dengan ...
- Huruf T direpresentasikan dengan -
- Huruf U direpresentasikan dengan ..-
- Huruf V direpresentasikan dengan ...-
- Huruf W direpresentasikan dengan .--
- Huruf X direpresentasikan dengan -..-
- Huruf Y direpresentasikan dengan -.--
- Huruf Z direpresentasikan dengan --..
- Tanda . direpresentasikan dengan .-.-.-
- Tanda , direpresentasikan dengan --..--
- Tanda : direpresentasikan dengan ---...
- Tanda - direpresentasikan dengan -....-
- Tanda / direpresentasikan dengan -..-.
- 1 .----
- 2 ..---
- 3 ...--
- 4 ....-
- 5 .....
- 6 -....
- 7 --...
- 8 ---..
- 9 ----.
- 0 -----
Kode morse dalam kepramukaan
Kode morse juga digunakan dan dipelajari di dunia kepramukaan atau kepanduan. Dalam dunia kepramukaan kode morse disampaikan menggunakan senter ataupeluit pramuka. Kode morse disampaikan dengan cara menuip peluit dengan durasi pendek untuk mewakili titik dan meniup peluit dengan durasi panjang untuk mewakili garis.Untuk menghafalkan kode ini digunakan metode yang mengelompokkan huruf-huruf berdasarkan bagaimana huruf ini diwakili oleh kode morsenya. Pengelompokan tersebut antara lain Alphabet dengan kode morse yang berkebalikan antara titik dan garis, misalnya huruf K yang diwakili oleh -.- berkebalikan dengan huruf R yang diwakili oleh .-. dan alfabet dengan kode morse berlawanan. Misalnya, huruf A yang diwakili oleh .- dan huruf N yang diwakili oleh -..
Alfabet dengan kode morse yang berkebalikan
| Alfabet | Morse | Alfabet | Morse |
|---|---|---|---|
| E | . | T | - |
| I | .. | M | -- |
| S | ... | O | --- |
| H | .... | KH | ---- |
| Alfabet | Morse | Alfabet | Morse |
|---|---|---|---|
| K | -.- | R | .-. |
| X | -..- | P | .--. |
| Alfabet | Morse | Alfabet | Morse |
|---|---|---|---|
| A | .- | N | -. |
| U | ..- | D | -.. |
| V | ...- | B | -... |
| Alfabet | Morse | Alfabet | Morse |
|---|---|---|---|
| W | .-- | G | --. |
| F | ..-. | L | .-.. |
| Y | -.-- | Q | --.- |
| Alfabet | Morse |
|---|---|
| C | -.-. |
| J | .--- |
| Z | --.. |
E = . T = _ R = ._. F = .._. I = .. M = _ _ K = _._ L = ._.. S = ... O = _ _ _ W = ._ _ Q = _ _._ H = .... KH = _ _ _ _ G = _ _. Y = _._ _
A = ._ N = _. C = _._. X = _.._ U = .._ D = _.. J = ._ _ _ P =._ _. V = ..._ B = _... Z = _ _ ..
SEMAPHORE
Kode semaphore terdiri dari beberapa sikap tngan kanan dan kiri. Tiap
tiap bendera harus dipegang sedemikian, sehingga tongkat dari Semaphore
merupakan Sambungan dari ta.....
Kode Semaphore ini terdiri dari beberapa sikap tangan kanan dan kiri.
Setiap bendera harus dipegang sedemikian rupa hingga tongkat semaphore
meriupakan sambungan dari tangan. Letak jari2 telunjuk ditas tongkat
harus benar-benar dipegang lurus. Segala pergerakan dilakukan dengan
kedua bahu, sementara tangan tetap dalam kondisi lurus.
Dalam Kode Semaphore, angka-angkanya dikirimkan memalui huruf-huruf. Selain dari tanda-tanda tersebut, ada pula tanda yang lain. jika penerima Semaphor siap, maka ia akan mengirimkan dengan huruf K. setelah itu si pengirim dapat memulai mengirim pesan.
kirimkanlah huruf dari tiap-tiap perkataa itu dengan segera, jika perlu berhenti sebentar untuk memikirkan huruf berikutnya. tetaplah kepada sikap huruf yang terakhir. hingga huruf telah didapat dan siap untuk dilanjutkan.
Untuk meyatakan suatu perkataan telah selesai, kedua bendera depegang bersilang dari hadapan bawah. kalau ada huruf kembar dalam suatu kata, gunkan tanda tersebut untuk memisahnya.
Kirimlah huruf pertama, lalu bendera dibawa ke sikap "selesai". dan segera tanpa berhenti dibawa ke sikap huruf pertama.
Jika tiap-tiap kata yang di kirim telah diterima dengan baik oleh si penerima, nyatakanlah oleh si penerima dengan huruf "C". Jika si penerima mengirimkan kata "INI" secara berangkai dan berulang, berarti si penerima meminta agar kata terakhir diulang kembali.
JIka si pengirim membuat kesalahan, segerakanlah mengirim huruf "E" delapan kali, dan ulangilah kata terakhir dari permulaan.
Jika si pengirim berita telah selesai mengirimkan beritanya, nyatakanlah dengan huruf "AR", dan tunggulah sampai si penerima berita mengirimkan huruf "R". artinya bahwa si penerima berita telah enerima berita dengan baik
Sebelum memulai mengirim berita, si pengirim harus mengirim perhatian ke pada penerima berita dengan mengibarkan kedua bendera berkali-kali.
Ada berbagai tentang ukuran Semaphor, dari buku Saku Pramuka adalah 40cmX40cm. namun dari
http://www.pramukanet.org ukurannya adalah 45cmX45cm. hal tersebut bukanlah menjadi permasalahan yang berarti.
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Semaphore adalah suatu cara untuk mengirim dan menerima berita dengan menggunakan bendera, dayung, batang, tangan kosong atau dengan sarung tangan. Informasi yang didapat dibaca melalui posisi bendera atau tangan. Namun kini yang umumnya digunakan adalah bendera, yang dinamakan bendera semaphore. Pengiriman sandi melalui bendera semaphore ini menggunakan dua bendera, yang masing-masing bendera tersebut berukuran 45 cm x 45 cm. Bentuk bendera yangpersegi merupakan penggabungan dua buah segitiga sama kaki yang berbeda warna. Warna yang digunakan sebenarnya bisa bermacam-macam, namun yang lazim digunakan adalah warna merah dan kuning, dimana letak warna merah selalu berada dekat tangkai bendera. Pada awal abad ke 19, semaphore digunakan dalam komunikasi kelautan.
Ada baerbagai pendapat tentang sulit mudahnya menghafalkan Semaphore, Kita menyebutnya itu mudah, namun jika kita tidak sering menggunakannya, itu juga akan mudah untuk lupa,,
Dalam Kode Semaphore, angka-angkanya dikirimkan memalui huruf-huruf. Selain dari tanda-tanda tersebut, ada pula tanda yang lain. jika penerima Semaphor siap, maka ia akan mengirimkan dengan huruf K. setelah itu si pengirim dapat memulai mengirim pesan.
kirimkanlah huruf dari tiap-tiap perkataa itu dengan segera, jika perlu berhenti sebentar untuk memikirkan huruf berikutnya. tetaplah kepada sikap huruf yang terakhir. hingga huruf telah didapat dan siap untuk dilanjutkan.
Untuk meyatakan suatu perkataan telah selesai, kedua bendera depegang bersilang dari hadapan bawah. kalau ada huruf kembar dalam suatu kata, gunkan tanda tersebut untuk memisahnya.
Kirimlah huruf pertama, lalu bendera dibawa ke sikap "selesai". dan segera tanpa berhenti dibawa ke sikap huruf pertama.
Jika tiap-tiap kata yang di kirim telah diterima dengan baik oleh si penerima, nyatakanlah oleh si penerima dengan huruf "C". Jika si penerima mengirimkan kata "INI" secara berangkai dan berulang, berarti si penerima meminta agar kata terakhir diulang kembali.
JIka si pengirim membuat kesalahan, segerakanlah mengirim huruf "E" delapan kali, dan ulangilah kata terakhir dari permulaan.
Jika si pengirim berita telah selesai mengirimkan beritanya, nyatakanlah dengan huruf "AR", dan tunggulah sampai si penerima berita mengirimkan huruf "R". artinya bahwa si penerima berita telah enerima berita dengan baik
Sebelum memulai mengirim berita, si pengirim harus mengirim perhatian ke pada penerima berita dengan mengibarkan kedua bendera berkali-kali.
Ada berbagai tentang ukuran Semaphor, dari buku Saku Pramuka adalah 40cmX40cm. namun dari
http://www.pramukanet.org ukurannya adalah 45cmX45cm. hal tersebut bukanlah menjadi permasalahan yang berarti.
![]() |
| Semaphor Alphabet from Wikipedia |
Semaphore adalah suatu cara untuk mengirim dan menerima berita dengan menggunakan bendera, dayung, batang, tangan kosong atau dengan sarung tangan. Informasi yang didapat dibaca melalui posisi bendera atau tangan. Namun kini yang umumnya digunakan adalah bendera, yang dinamakan bendera semaphore. Pengiriman sandi melalui bendera semaphore ini menggunakan dua bendera, yang masing-masing bendera tersebut berukuran 45 cm x 45 cm. Bentuk bendera yangpersegi merupakan penggabungan dua buah segitiga sama kaki yang berbeda warna. Warna yang digunakan sebenarnya bisa bermacam-macam, namun yang lazim digunakan adalah warna merah dan kuning, dimana letak warna merah selalu berada dekat tangkai bendera. Pada awal abad ke 19, semaphore digunakan dalam komunikasi kelautan.
Ada baerbagai pendapat tentang sulit mudahnya menghafalkan Semaphore, Kita menyebutnya itu mudah, namun jika kita tidak sering menggunakannya, itu juga akan mudah untuk lupa,,
HURUF SANDI
Huruf sandi berarti huruf rahasia, jadi huruf sandi adalah huruf yang sukar dipecahkan,,
PEDOMAN KOMPAS
Tiap-tiap perintis di hutan atau pelaut dilaut memerlukan kompas.
Kapal-kapal yang mengerungi lautan besar, pengemudi lautan terbang yang
sedang mengarungu angkasa, selalu memerlukan kompas.
Pedoman/kompas ialah sebuah alt untuk menentukan arah mata angin. Mata angin yang penting ada..lanjut baca













